Yuk! Kepo-In BIG BAD WOLF Book Sale

Big Bad Wolf Books

Setelah sukses diselenggarakan di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Medan, dan Surabaya kini Big Bad Wolf hadir di kota Balikpapan. Ini merupakan kota keenam di Indonesia yang dikunjungi. Dan pertama kali diadakan di Kalimantan. Sangat beruntung sekali yang terpilih adalah kota minyak alias Balikpapan.  

Bertempat di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) atau yang terkenal dengan dome yang akan dibuka untuk umum mulai 1-10 November 2019. Dengan biaya gratis untuk parkir dan masuk gedung dari pukul 08:00 pagi hingga 24:00 tengah malam. Tersedia berbagai macam buku dari penerbit international dan lokal dihadirkan dengan diskon 60% hingga 80% untuk semua buku.

BBW hadir di Indonesia membawa sebuah misi yaitu untuk meningkatkan minat baca dan mencerdaskan bangsa. The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization atau yang kital sebagai UNESCO pada tahun 2012 mengungkapkan bahwa presentasi baca masyarakat Indonesia sangat rendah sekali hanya 0,01% berarti dari 10,000 orang hanya 1 orang yang suka membaca.


Presiden Direktur Big Bad Wolf Indonesia : Uli Silalahi

Presiden Direktur Big Bad Wolf Indonesia Uli Silalahi yang kini dikenal dengan Ibu Buku mengatakan bahwa, "Untuk terus meningkatkan literasi di Indonesia, Big Bad Wolf  akan terus bergerak untuk mengajak masyarakat agar lebih gemar membaca buku, kami yakin minat baca dapat teerwujud jika diberikan akses terhadap yang bermutu dan berkualitas."     

Saat ini informasi mengalir dengan deras, baik yang membuka wawasan, maupun info yang kurang tepat atau bisa dibilang menyesatkan. Kemampuan untuk menyaring dan mengelola informasi dengan kritis sangat diperlukan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dan terpengaruh dengan berita bohong (red : hoax).

Untuk menjadi kritis, kita harus banyak membaca. Semakin banyak kita membaca, semakin banyak pula hal yang kita ketahui. Dengan kehadiran bazar ini, diharapkan dapat menjadi salah satu wadah untuk menyebarluaskan wawasan ilmu pengetahuan dan mengajak masyarakat untuk lebih senang membaca dan mencintai buku.       

Selain mampu meningkatkan daya pikir dan kinerja otak, dengan rutin membaca adalah satu cara yang efektif untuk terus berfikir positif. Siring bertambahnya pengetahuan dan wawasan dari membaca semakin banyak referensi untuk menghadapi semua hal kedepannya.

Buku-buku yang akan tersedia di BBW

Sekitar 1 juta buku akan disediakan kali ini dengan komposisi 80% merupakan buku International (red : import) 20% buku lokal. Dengan target para pengunjung selama 10 hari sekitar 250.000 pengunjung. Ini merupakan tolak ukur agar BBW tetap diadakan di Balikpapan.

Buku-buku yang dibawa, tersedia bagi semua usia. Mulai dari anak-anak hingga dewasa. Berbagai macam genre yang tersedia mulai dari seni, budaya, hingga fashion dan masih banyak lagi. Sedangkan buku-buku untuk mengasah keterampilan motorik pada anak seperti Activity books, Sticker books, Sound books, Board books, Pop-up books, dapat juga dibawa pulang dengan harga yang terjangkau.

Buku khusus untuk buah hati Anda

BBW selalu berusaha untuk memberikan bacaan yang bermutu dan selalu mengikuti perkembangan zaman bagi buah hati Anda dengan menghadirkan Buku Ajaib. Buku yang satu ini menggunakan teknologi Augmented Reality (AR) yang merupakan sebuah terobosan dalam menjadikan cerita dan pembelajaran lebih interaktif serta mengembangkan imajinasi anak-anak.

Melalui Buku Ajaib tersebut, anak-anak dapat merasakan pengalaman yang unik menyaksikan karakter favorit mereka menjadi hidup dengan bantuan sebuah aplikasi yang dapat diunduh secara gratis di gadget Anda. Anak-anak dapat diajak membaca, belajar, bermain dan berinteraksi dengan karakter kesayangannya. Seperti mewarnai halaman, menemui objek yang tersembunyi, menikmati berbagai macam kreasi animasi, musik, dan masih banyak yang lainnya.       

Penampakan si Buku Ajaib

Terdapat 17 judul Buku Ajaib, yang terdiri dari 15 judul berbahsa Inggris dan 2 judul berbahasa Indonesia yaitu : Ayo Shalat-Alif untuk anak laki-laki sedangkan Ayo Shalat-Shofia untuk anak perempuan. Untuk ke-17 buku tersebut bisa didapatkan secara eksklusif di Bazar Buku Big Bad Wolf.

Tenang, jangan khawatir potongan yang didapat tidak hanya 60% hingga 80% saja. Bagi pengguna kartu kredit BCA, debit BCA dengan chip akan mendapatkan diskon 50%, untuk pembelian voucher BBW dengan reward BCA, dan program beli 3 gratis 1 Buku Ajaib Augmented Reality dengan menggunakan kartu kredit BCA, debit BCA, Flazz, dan Sakuku serta berlakunya cicilan 0% hingga 6 bulan. Sinta Handjani berharap bahwa masyarakat khususnya generasi muda Balikpapan dapat memperluas cakrawala melalui gelaran BBW.

Oh iya hampir lupa nih, kalau Big Bad Wolf mempunyai program CSR yang diberi nama Red Readinghood. Bekerja sama dengan Komunitas Putra Putri Purnawirawan (FKPPI). Program ini mengajak para pengunjung BBW untuk berpartisifasi dalam menyebarkan kebaikan melalui buku untuk saudara-saudara kita yang berada dipelosok tanah air.

cara yang dapat dilakukan oleh pengunjung adalah mendonasikan buku-buku yang tersedia di korner Red Readinghood. Buku ini akan disalurkan kepada masyarakat Indonesia yang membutuhkan buku-buku yang akan didonasikan diharapkan dapat bermanfaat dalam memajukan pendidikan serta menjadi semangat baru untuk lebh gemar membaca.

Less Plastic Bag

SAY NO TO PLASTIC BAG. Nah, ini yang paling keren dari semua yang terkeren di BBW. untuk mendukung program pemerintah yaitu Less Plastic Bag, alias mengurangi penggunaan kantong plastik artinya kamu harus membawa tas atau tote bag dari rumah. Apresiasi ini perlu diacungi jempol, jarang ada acara sebesar ini memperhatikan akan kelangsungan lingkungan sehingga mewujudkan Balikpapan tanpa sampah plastik.

Menurut Uli Silalahi, "Perubahan besar selalu dimulai dengan tindakan sederhana. Pengendalian sampah bukan hanya melalui kegiatan daur ulang tetapi mengurangi timbunan sampah plastik juga salah satu cara untuk mengatasinya. Sudah saatnya kita memikirkan keberlanjutan lingkungan dengan memperhatikan sampah yang kita hasilkan."     

Komentar

  1. nah, yang pentuing bawa duit banyak untuk bisa kesana, pasti lapar mata

    BalasHapus

Posting Komentar